Artikel ini membahas tentang teknik “zapping” untuk meningkatkan performa baterai Nickel-Cadmium (NiCd) pada kendaraan remote control (RC).
Zapping Baterai NiCd
- Digunakan untuk meningkatkan voltase dan daya baterai NiCd.
- Bekerja paling baik dengan sel NiCd standar, tidak untuk NiMH atau Li-ion.
- Dilakukan dengan mengalirkan arus listrik besar dari kapasitor ke sel baterai tunggal.
- Dapat meningkatkan voltase baterai sebesar 20-40mV saat digunakan dengan beban tinggi.
- Efek samping jangka panjang belum diketahui.
- Produsen baterai tidak memberikan komentar tentang teknik ini.
Alternatif Perawatan Baterai NiCd
- Program rekondisi: menurunkan voltase baterai untuk meningkatkan kapasitas hingga 7 persen.
- Dianggap sebagai metode pemformatan ulang baterai atau menghilangkan “memory effect”.
Kesimpulan
- Zapping merupakan teknik kontroversial untuk meningkatkan performa baterai NiCd.
- Baterai NiCd tetap menjadi pilihan utama untuk kendaraan RC karena ketangguhan dan kemampuan pengisian cepat.
- Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui efek jangka panjang zapping pada baterai.
- Program rekondisi dapat menjadi alternatif untuk merawat baterai NiCd.