SOC, SOH, dan DOD pada Baterai Lithium: Apa Bedanya?

Kalau pernah melihat informasi baterai kendaraan listrik, kemungkinan kamu pernah menemukan istilah SOC, SOH, dan DOD.

Ketiganya sering muncul dalam pembahasan battery pack lithium, sistem BMS, diagnosis baterai, hingga performa kendaraan listrik.

Masalahnya, banyak orang masih menganggap ketiganya memiliki arti yang sama.

Padahal berbeda.

Secara sederhana:

  • SOC menunjukkan seberapa banyak energi yang tersedia saat ini.
  • SOH menunjukkan kondisi kesehatan baterai dibandingkan kondisi awalnya.
  • DOD menunjukkan seberapa banyak kapasitas baterai yang sudah digunakan.

Memahami tiga istilah ini penting, terutama ketika menggunakan kendaraan listrik untuk kebutuhan operasional seperti logistik, industri, utility, atau kendaraan roda tiga.

Apa Itu SOC?

SOC atau State of Charge adalah indikator yang menggambarkan tingkat pengisian baterai.

Cara paling mudah memahaminya adalah seperti melihat indikator bensin pada kendaraan konvensional.

Jika SOC menunjukkan:

100% → baterai berada pada kondisi pengisian penuh sesuai definisi sistem.

50% → secara sederhana, sistem memperkirakan sekitar setengah dari kondisi energi yang tersedia.

20% → energi yang tersedia sudah jauh lebih rendah dibandingkan kondisi penuh.

Namun, SOC bukan sekadar membaca tegangan baterai.

BMS dapat menggunakan berbagai parameter dan metode estimasi untuk menentukan SOC. Salah satu metode yang digunakan dalam penelitian baterai lithium-ion adalah coulomb counting, yaitu memperkirakan perubahan SOC berdasarkan arus yang masuk dan keluar dari baterai.

Karena itu, angka SOC pada dashboard merupakan estimasi kondisi pengisian, bukan pengukuran sederhana seperti membaca isi tangki secara langsung.

Kenapa SOC Penting?

SOC sangat penting untuk penggunaan kendaraan listrik sehari-hari.

Pengemudi perlu mengetahui apakah energi baterai masih cukup untuk menyelesaikan perjalanan.

Untuk kendaraan operasional, SOC bahkan dapat digunakan dalam perencanaan kerja.

Misalnya kendaraan listrik roda tiga digunakan untuk mengangkut barang di area industri.

Jika kendaraan memulai shift dengan SOC tinggi, operator dapat memperkirakan apakah kendaraan mampu menyelesaikan satu siklus kerja sebelum perlu charging.

Artinya, SOC bukan hanya angka di dashboard.

SOC berkaitan langsung dengan perencanaan operasional.

Apa Itu SOH?

Kalau SOC menjawab:

“Berapa banyak charge yang tersedia sekarang?”

Maka SOH atau State of Health menjawab:

“Seberapa sehat kondisi baterai dibandingkan ketika masih baru?”

SOH biasanya dinyatakan dalam persentase.

Misalnya sebuah baterai baru memiliki kapasitas efektif tertentu.

Setelah digunakan dalam waktu lama, kapasitas tersebut dapat menurun akibat proses penuaan dan penggunaan.

Jika sistem memperkirakan SOH sebesar 90%, secara sederhana angka tersebut menunjukkan kondisi kesehatan baterai sudah berada di bawah kondisi referensi awalnya.

Namun, definisi dan metode perhitungan SOH dapat berbeda tergantung sistem dan produsen.

Karena itu, angka SOH dari satu sistem tidak selalu bisa dibandingkan langsung dengan sistem lain tanpa mengetahui metode pengukurannya.

Kenapa SOH Bisa Menurun?

Baterai lithium-ion mengalami perubahan kimia dan struktur material selama digunakan.

Department of Energy Amerika Serikat menjelaskan bahwa seiring waktu, perubahan kimia dan struktur material baterai dapat menyebabkan penurunan performa dan karakteristik keselamatan baterai.

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi degradasi baterai antara lain:

  • Jumlah siklus penggunaan
  • Temperatur
  • Pola charging
  • Kedalaman discharge
  • Arus charging/discharging
  • Lama penyimpanan
  • Kondisi operasi

Jadi, baterai tidak mengalami penurunan kapasitas hanya karena “sudah lama”.

Cara baterai digunakan juga berpengaruh.

SOC vs SOH

Supaya lebih gampang:

IstilahArtiContoh
SOCKondisi pengisian saat ini70%
SOHKondisi kesehatan baterai90%
DODSeberapa banyak kapasitas yang sudah digunakan30%

Contohnya:

Sebuah kendaraan menunjukkan:

SOC = 70%

dan hasil pemeriksaan menunjukkan:

SOH = 90%

Artinya bukan baterai memiliki kapasitas 160%.

SOC dan SOH mengukur dua hal yang berbeda.

SOC menunjukkan kondisi pengisian saat ini, sedangkan SOH berkaitan dengan kondisi kesehatan baterai.

Lalu Apa Itu DOD?

DOD atau Depth of Discharge menunjukkan seberapa besar bagian kapasitas baterai yang telah digunakan.

Misalnya baterai digunakan dari:

100% → 70%

Maka secara sederhana baterai telah mengalami DOD sekitar:

30%

Jika digunakan dari:

100% → 20%

maka DOD-nya sekitar:

80%

Secara sederhana:

DOD = 100% − SOC

Tetapi hubungan ini paling mudah digunakan ketika definisi SOC dan titik referensinya konsisten.

Department of Energy juga menggunakan istilah DOD untuk menggambarkan kedalaman pelepasan energi baterai.

DOD dan Siklus Baterai

DOD penting karena satu “siklus” baterai tidak selalu berarti baterai harus digunakan dari 100% sampai 0%.

Misalnya:

Hari pertama:

100% → 50%

berarti menggunakan sekitar 50% kapasitas.

Kemudian baterai diisi kembali.

Pada penggunaan berikutnya:

100% → 50%

digunakan lagi sekitar 50%.

Jika digabungkan, penggunaan tersebut secara sederhana setara dengan sekitar satu full equivalent cycle.

Karena itu, jumlah siklus baterai sebaiknya dipahami bersama kedalaman penggunaan baterai, bukan hanya berapa kali charger dicolokkan.

Apakah Harus Selalu Menggunakan Baterai Sampai 0%?

Tidak.

Dalam penggunaan sehari-hari, baterai tidak harus selalu dikosongkan hingga 0%.

Justru sistem kendaraan biasanya memiliki batas operasi dan proteksi tertentu.

BMS dapat mengatur batas pengisian dan pelepasan baterai sesuai desain sistem.

Yang penting adalah mengikuti panduan penggunaan baterai dan kendaraan.

Untuk kendaraan operasional, penggunaan baterai juga sebaiknya direncanakan berdasarkan kebutuhan kerja.

SOC Rendah Bukan Berarti SOH Rendah

Ini salah satu kesalahan pemahaman yang paling umum.

Misalnya pagi hari kendaraan menunjukkan:

SOC = 20%

Kemudian orang menyimpulkan:

“Berarti baterainya sudah rusak.”

Belum tentu.

SOC 20% hanya menunjukkan tingkat pengisian saat itu.

Baterai yang masih sehat juga bisa berada pada SOC 20%.

Sebaliknya, baterai dengan SOC 100% belum tentu memiliki SOH 100%.

Inilah perbedaan penting antara SOC dan SOH.

Contoh pada Kendaraan Listrik Roda Tiga

Misalnya sebuah kendaraan listrik roda tiga memiliki battery pack:

60V 100Ah

Kemudian pada pagi hari:

SOC = 100%

Setelah digunakan untuk mengangkut barang:

SOC = 40%

Maka secara sederhana kendaraan telah menggunakan sekitar 60% dari rentang SOC tersebut.

Namun, angka tersebut tidak otomatis berarti:

SOH = 40%

SOH harus dinilai dengan metode dan parameter yang sesuai untuk mengetahui kondisi kesehatan baterai.

Misalnya setelah periode penggunaan tertentu, sistem dapat menunjukkan SOH sebesar 90%.

Artinya:

SOC = kondisi pengisian sekarang

SOH = kondisi kesehatan baterai

DOD = kedalaman penggunaan baterai

Kenapa Ketiganya Penting untuk Kendaraan Operasional?

Untuk kendaraan pribadi, informasi baterai mungkin hanya digunakan untuk mengetahui kapan harus charging.

Tetapi untuk kendaraan bisnis, informasi tersebut dapat berhubungan langsung dengan produktivitas.

Bayangkan kendaraan listrik digunakan untuk:

  • Mengangkut barang di gudang
  • Distribusi dalam kawasan industri
  • Pengangkutan sampah
  • Utility
  • Maintenance
  • Operasional perkebunan

Jika kondisi baterai tidak dipantau, kendaraan dapat mengalami penurunan jarak tempuh atau performa yang mengganggu pekerjaan.

Karena itu, monitoring SOC dan SOH menjadi semakin penting ketika kendaraan digunakan secara intensif.

Apa Hubungan SOC dan BMS?

Di artikel sebelumnya kita sudah membahas BMS atau Battery Management System.

Nah, di sinilah hubungannya.

BMS dapat menggunakan berbagai data baterai untuk memonitor dan mengestimasi kondisi battery pack.

Parameter yang dapat dipantau antara lain:

  • Tegangan
  • Arus
  • Temperatur
  • SOC
  • Kondisi sel
  • Data charging
  • Data penggunaan

Sistem BMS yang lebih kompleks juga dapat memiliki kemampuan monitoring dan komunikasi dengan sistem kendaraan.

Jadi:

BMS → sistem yang mengelola dan memonitor

SOC → salah satu informasi kondisi pengisian

SOH → informasi kondisi kesehatan

DOD → kedalaman penggunaan energi

SOH Tidak Hanya Penting untuk Kendaraan Baru

SOH juga sangat berguna ketika melakukan evaluasi kendaraan bekas.

Misalnya sebuah perusahaan ingin membeli kendaraan listrik bekas.

Jangan hanya melihat:

“Baterainya masih bisa jalan.”

Pertanyaan yang lebih penting:

Berapa kapasitas aktualnya?

Bagaimana kondisi battery pack?

Bagaimana nilai SOH-nya?

Apakah ada sel yang bermasalah?

Bagaimana riwayat penggunaannya?

Pembahasan mengenai transparansi kondisi baterai bekas juga mulai menjadi perhatian dalam ekosistem kendaraan listrik Indonesia. Pada September 2026, Panja Komisi VII DPR RI mendorong pengelolaan baterai hingga akhir masa pakai dan membahas transparansi kondisi baterai kendaraan listrik bekas melalui indikator SOH.

Hal tersebut menunjukkan bahwa informasi mengenai kesehatan baterai semakin penting ketika pasar kendaraan listrik berkembang.

Bagaimana Cara Mengetahui SOH Baterai?

Cara mengetahui SOH bergantung pada sistem baterai dan alat diagnostik yang tersedia.

Pada kendaraan tertentu, data dapat dibaca melalui sistem kendaraan atau alat diagnostik.

Untuk battery pack custom, metode pemeriksaan dapat bergantung pada desain BMS, komunikasi sistem, serta prosedur pengujian yang digunakan.

Karena itu, angka SOH yang muncul di suatu perangkat sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai “kebenaran mutlak” tanpa memahami metode pengukurannya.

Untuk diagnosis baterai, parameter lain seperti kapasitas aktual, tegangan sel, temperatur, dan perilaku charging/discharging juga dapat diperlukan.

Jangan Menilai Baterai Hanya dari Satu Angka

Ini poin penting.

Misalnya seseorang mengatakan:

“SOH baterai saya 85%, berarti masih bagus.”

Angka tersebut belum memberikan seluruh informasi.

Kita perlu mengetahui:

  • Bagaimana SOH dihitung?
  • Kapasitas referensinya berapa?
  • Apakah semua sel seimbang?
  • Bagaimana temperatur saat pengujian?
  • Bagaimana kondisi charging?
  • Apakah ada fault code?
  • Bagaimana kapasitas aktual saat discharge?

Dalam sistem battery pack, satu angka sebaiknya dibaca bersama data lainnya.

SOC, SOH, dan DOD dalam Satu Contoh

Supaya lebih gampang, bayangkan sebuah battery pack sedang digunakan.

Awalnya:

SOC = 100%

Setelah kendaraan bekerja:

SOC = 60%

Maka secara sederhana:

DOD = 40%

Kemudian setelah baterai digunakan selama waktu yang panjang, hasil evaluasi menunjukkan:

SOH = 90%

Sekarang kita memiliki tiga informasi:

SOC 60% → kondisi charge saat ini.

DOD 40% → sekitar 40% rentang kapasitas telah digunakan dalam contoh tersebut.

SOH 90% → kondisi kesehatan baterai dibandingkan referensi yang digunakan sistem.

Ketiganya tidak boleh dianggap sebagai angka yang sama.

Kenapa Informasi Ini Penting Saat Memilih Battery Pack?

Ketika membeli battery pack lithium, jangan hanya bertanya:

“Berapa volt?”

dan:

“Berapa Ah?”

Pertanyaan tersebut memang penting, tetapi belum cukup.

Untuk kebutuhan kendaraan operasional, Anda juga perlu memahami:

  • Jenis cell
  • Kapasitas
  • Tegangan
  • BMS
  • Arus maksimum
  • Sistem charging
  • Monitoring SOC
  • Monitoring SOH
  • Proteksi
  • Temperatur operasi
  • Garansi
  • Layanan purna jual

Semakin jelas spesifikasi tersebut, semakin mudah menyesuaikan battery pack dengan kebutuhan kendaraan.

Kesimpulan

SOC, SOH, dan DOD merupakan tiga istilah penting dalam memahami baterai lithium kendaraan listrik.

SOC menunjukkan kondisi pengisian baterai saat ini.

SOH menggambarkan kondisi kesehatan baterai dibandingkan kondisi referensi.

Sedangkan DOD menunjukkan seberapa dalam baterai telah digunakan.

Ketiganya memiliki fungsi berbeda, tetapi saling berkaitan dalam pengelolaan battery pack.

Untuk kendaraan listrik roda tiga dan kendaraan operasional, memahami parameter tersebut dapat membantu perusahaan melakukan monitoring kendaraan, memahami kondisi baterai, dan merencanakan penggunaan kendaraan dengan lebih baik.

Karena pada akhirnya, performa kendaraan listrik bukan hanya ditentukan oleh berapa besar kapasitas baterainya, tetapi juga oleh bagaimana battery pack digunakan, dipantau, dan dikelola.

Butuh Battery Pack Lithium Custom?

Matador Lectro menyediakan solusi battery pack lithium custom untuk kendaraan listrik roda tiga, logistik, industri, utility, dan berbagai kebutuhan kendaraan operasional.

Konsultasikan kebutuhan tegangan, kapasitas, BMS, arus, dimensi, dan pola penggunaan untuk mendapatkan konfigurasi battery pack yang sesuai.

Scroll to Top