Perbedaan Baterai Lithium Seri dan Paralel

Perbedaan antara baterai lithium yang dihubungkan secara paralel dan seri terletak pada cara mereka dihubungkan dan efeknya terhadap tegangan, kapasitas, dan daya total sistem baterai.

Berikut adalah penjelasan singkat tentang perbedaan keduanya:

  1. Baterai Lithium Paralel:
    • Ketika baterai lithium dihubungkan secara paralel, positif baterai satu dihubungkan dengan positif baterai lainnya, dan negatif dengan negatif. Ini meningkatkan kapasitas total baterai tanpa mengubah tegangan.
    • Dalam konfigurasi paralel, tegangan baterai tetap sama dengan tegangan satu sel baterai. Namun, kapasitas total baterai menjadi jumlah kapasitas masing-masing sel baterai yang dihubungkan secara paralel.
    • Misalnya, jika dua baterai lithium 3,7V 2000mAh dihubungkan secara paralel, maka tegangan total sistem akan tetap 3,7V, tetapi kapasitas total akan menjadi 4000mAh (2 x 2000mAh).
  2. Baterai Lithium Seri:
    • Ketika baterai lithium dihubungkan secara seri, positif baterai satu dihubungkan dengan negatif baterai lainnya. Ini meningkatkan tegangan total baterai tanpa mengubah kapasitas.
    • Dalam konfigurasi seri, kapasitas total baterai tetap sama dengan kapasitas satu sel baterai tunggal. Namun, tegangan total baterai menjadi jumlah tegangan dari masing-masing sel baterai yang dihubungkan secara seri.
    • Misalnya, jika dua baterai lithium 3,7V 2000mAh dihubungkan secara seri, maka tegangan total sistem akan menjadi 7,4V (2 x 3,7V), tetapi kapasitas total akan tetap 2000mAh.
  3. Baterai Lithium Hybrid (Seri dan Paralel)
    • Dalam konfigurasi hybrid, beberapa sel baterai dihubungkan secara seri, sementara yang lain dihubungkan secara paralel.
    • Hal ini memungkinkan untuk mencapai keseimbangan antara tegangan dan kapasitas. Misalnya, beberapa grup sel baterai dapat dihubungkan secara seri untuk meningkatkan tegangan, sementara grup lainnya dihubungkan secara paralel untuk meningkatkan kapasitas.
    • Konfigurasi ini memungkinkan penggunaan baterai yang efisien dengan mengoptimalkan kinerja sesuai dengan kebutuhan aplikasi dan perangkat.

Dengan memahami perbedaan ini, pengguna dapat memilih konfigurasi baterai lithium yang sesuai dengan kebutuhan mereka, baik untuk memperoleh tegangan yang lebih tinggi atau kapasitas yang lebih besar, tergantung pada aplikasi dan perangkat yang digunakan.

Artikel ini telah direview oleh tim Teknis Matador Lectro.asia dengan pengalaman sudah mengerjakan baterai packing dengan BMS (Battery Management System) untuk berbagai merk motor listrik seperti Gelis, Viar, Tomara, Selis dan Motoriz. 
Scroll to Top