Bagaimana Dan Kapan Melakukan Charge Lithium-Ion

Baterai-baterai awalnya hanya digunakan untuk keperluan komersial, seperti telekomunikasi, sinyal, pencahayaan portabel, dan aktivitas perang. Saat ini, baterai telah menjadi teman perjalanan yang setia bagi masyarakat umum untuk mencapai suatu tujuan yang jauh, memberikan hiburan ketika waktu senggang, dan bisa digunakan untuk transportasi pribadi. Yang terpenting, baterai membantu dalam misi ketika orang membutuhkan bantuan.

Orang-orang sangat antusias untuk belajar lebih banyak tentang perangkat energi portabel yang luar biasa ini, dan salah satu pertanyaan paling umum yang diajukan adalah, “Apa yang bisa saya lakukan untuk memperpanjang umur baterai saya?”

Mari kita bahas lebih mendalam untuk penggunaan baterai Lithium-Ion :

  1. Pertahankan suhu baterai. Sama seperti makanan tetap segar saat disimpan dalam lemari es, suhu yang sejuk juga melindungi baterai dengan mengurangi korosi internal, yang dikenal sebagai reaksi parasitik pada elektrolit dan elektroda.
  2. Hindari penggunaan baterai yang melebih batas normal. Baterai Li-ion tidak memerlukan pemeliharaan dan umur baterainya akan lebih panjang saat digunakan antara 30 hingga 80 persen kapasitas. Setiap siklus mengakibatkan penurunan kapasitas baterai, dan penggunaan sebagian daya lebih baik daripada pengosongan penuh. Jika memungkinkan, gunakan pengosongan penuh hanya untuk mengkalibrasi smart battery.
  3. Hindari penggunaan kasar. Seperti mesin yang lebih cepat rusak dengan beban kerja yang berat, begitu juga baterai terbebani oleh pengosongan dan pengisian yang cepat. Gunakan sel yang dioptimalkan untuk kebutuhan daya dan energi sesuai dengan aplikasi, dan tambahkan ukuran paket untuk meminimalkan stres yang terkait dengan beban.
  4. Hindari pengisian yang terlalu cepat. Isi ulang Sel Energi Li-ion pada tingkat kurang dari 1C (di bawah Ah yang ditentukan); Sel Power lebih tahan lama dan dapat diisi ulang dan dikosongkan dengan laju yang lebih tinggi. NiCd adalah satu-satunya baterai yang dapat diisi ulang dengan cepat hingga 70 persen kapasitas tanpa efek samping yang merugikan.
  5. Simpan baterai Li-ion dalam keadaan sebagian terisi daya di tempat yang sejuk. Kombinasi terburuk adalah tegangan tinggi dan suhu yang tinggi. Simpan baterai Li-ion pada sekitar 50 persen kapasitas.
FAQBaterai Lithium-ion
(Li-ion)
Apakah baterai Li-ion harus dicharge sampai full 100% ?Pengisian sebagian lebih baik daripada pengisian secara full sampai 100%
Bisakah saya melakukan charging Li-ionsaat perangkat masih menyala ? Lebih baik perangkat tidak dipakai saat melakukan charging
Bagaimana saya menyimpan baterai Li-ion ?Simpan di tempat yang sejuk dan terisi setengah
Apakah baterai Li-ion memanas saat kondisi charging ?Suhu baterai seharusnya tetap dingin atau sedikit hangat
Bisakah charging baterai Li-ion saat kondisi dingin dan hampir beku?Tidak disarankan melakukan charging saat kondisi terlalu dingin
Bisakah charging baterai Li-ion saat kondisi suhu panas ?Jangan melakukan charging baterai saat suhu di atas 500C(1220F)
Tabel 1

Artikel ini telah direview oleh tim Teknis Matador Lectro.asia dengan pengalaman sudah mengerjakan baterai packing dengan BMS (Battery Management System) untuk berbagai merk motor listrik seperti Gelis, Viar, Tomara, Selis dan Motoriz. 
Scroll to Top